ESAB Stoody 101AP: Kawat Las Hardfacing Kromium Karbida untuk Ketahanan Abrasi Ekstrem

Di sektor pertambangan, konstruksi, pengolahan mineral, dan industri berat lainnya, keausan komponen akibat abrasi partikel kasar adalah musuh nomor satu yang menggerogoti profitabilitas. Setiap harinya, gigi bucket ekskavator, pisau crusher, screw conveyor, dan dinding internal pipa material padat mengalami kehilangan material yang progresif. Penggantian komponen secara berkala tidak hanya menguras biaya, tetapi juga menghentikan produktivitas.

ESAB Stoody 101AP hadir sebagai solusi hardfacing (pelapisan keras) berbasis kawat berfluks (flux-cored wire / FCAW) yang dirancang khusus untuk melindungi komponen baja dari keausan abrasif paling ekstrem. Sebagai bagian dari portofolio Stoody yang telah menjadi pemimpin dalam teknologi hardfacing selama lebih dari 100 tahun, produk ini diformulasi dengan kandungan kromium sangat tinggi untuk membentuk karbida kromium dalam matriks austenitik.

Sekilas Tentang ESAB Stoody 101AP

Stoody 101AP adalah kawat las berfluks tipe tubular (tabung berisi fluks) berbasis besi dengan kandungan karbida kromium yang tinggi. Produk ini dioperasikan dengan proses Open Arc (tanpa gas pelindung), sehingga sangat praktis untuk aplikasi di lapangan terbuka yang sulit dijangkau oleh tabung gas.

Berbeda dengan kawat hardfacing chromium carbide konvensional yang cenderung sulit dikendalikan pada posisi horizontal, Stoody 101AP dirancang khusus untuk menghasilkan kemampuan las posisi horizontal yang lebih baik. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk pengelasan di lokasi, tanpa perlu memindahkan komponen ke bengkel.

Keunggulan utama lainnya adalah terbentuknya pola retak relief (cross-checking pattern) yang terkontrol dengan jarak sekitar 10 hingga 13 mm (3/8 inci – 1/2 inci). Retakan ini bersifat menguntungkan karena melepaskan tegangan internal yang timbul selama proses pendinginan logam las. Tanpa pola retakan ini, tegangan sisa dapat menyebabkan delaminasi (pengelupasan lapisan las) atau bahkan keretakan pada material dasar. Jadi, retakan pada Stoody 101AP adalah fitur desain, bukan cacat.

Spesifikasi Lengkap ESAB Stoody 101AP

Berikut adalah rincian teknis lengkap berdasarkan data resmi dari ESAB.

Klasifikasi Produk
Stoody 101AP adalah kawat las FCAW (Flux-Cored Arc Welding) hardfacing tipe Open Arc. Kawat ini memiliki nomor item 12055000 untuk diameter 0.045 inci (1.2 mm) dan 12040800 untuk diameter 1/16 inci (1.6 mm). Stoody 101AP diproduksi dalam bentuk basket coil dengan berat bersih 15 kg per kemasan.

Tipe Paduan
Jenis paduan Stoody 101AP adalah Primary Chromium Carbides in an Austenitic Matrix. Artinya, logam las mengandung karbida kromium primer yang tersebar merata dalam matriks austenitik. Struktur mikro ini memberikan ketahanan abrasi tertinggi sambil mempertahankan ketangguhan dasar yang cukup untuk menahan beban benturan ringan hingga sedang.

Komposisi Kimia Logam Las
Pada deposit dua lapis di atas baja AISI 1020, Stoody 101AP menghasilkan kandungan kromium minimum 25 persen. Kandungan kromium setinggi ini sangat krusial karena kromium bereaksi dengan karbon membentuk karbida kromium (Cr₇C₃) yang memiliki kekerasan sangat tinggi, yaitu sekitar 1.700 hingga 2.000 HV (setara dengan 80 hingga 90 HRA). Kristal karbida inilah yang berfungsi sebagai perisai utama melawan gerusan partikel abrasif seperti pasir, kerikil, bijih mineral, dan batuan.

Uji Keausan ASTM G65
Keunggulan produk ini dapat diukur secara kuantitatif melalui uji keausan ASTM G65. Prosedur uji ini mensimulasikan keausan akibat partikel abrasif kering dengan cara menjatuhkan pasir standar ke permukaan material uji. Hasilnya dinyatakan dalam kehilangan berat maksimum 0,18 gram untuk deposit dua lapis. Angka ini sangat rendah, menandakan bahwa lapisan las mampu menahan abrasi dengan sangat efektif. Semakin kecil angka kehilangan berat, semakin baik ketahanan aus material.

Kekerasan Logam Las (Hardness)
Hasil pengukuran kekerasan pada deposit dua lapis di atas baja karbon AISI 1020 menunjukkan nilai antara 60 hingga 64 HRC (Skala Kekerasan Rockwell C). Skala ini mengindikasikan bahwa material sangat keras, bahkan lebih keras dari bilah pisau baja karbon tinggi berkualitas (yang biasanya berada di kisaran 55-60 HRC). Tingkat kekerasan ini optimal untuk komponen yang bergesekan langsung dengan tanah, batu, atau mineral.

Ketahanan Benturan (Impact Resistance)
Untuk ketahanan benturan, Stoody 101AP berada pada level menengah. Artinya, lapisan las cukup tangguh untuk menahan benturan ringan hingga sedang seperti yang terjadi pada bucket excavator atau screw conveyor, namun tidak dirancang untuk menahan benturan berat berulang seperti pada penghancur batu utama (primary crusher). Jika benturan sangat dominan, ESAB merekomendasikan produk Stoody dari seri lain dengan kandungan nikel atau mangan yang lebih tinggi.

Ketahanan Suhu Tinggi
Stoody 101AP dapat dioperasikan pada suhu layanan hingga 482 derajat Celsius (900 derajat Fahrenheit). Karakteristik ini sangat penting karena proses abrasi sering kali disertai dengan peningkatan suhu akibat gesekan. Beberapa aplikasi seperti pelapisan screw conveyor yang mengangkut material panas juga memerlukan ketahanan suhu tinggi.

Kemampuan Pemesinan dan Tempa
Perlu dicatat bahwa deposit las Stoody 101AP tidak dapat dilakukan proses pemesinan (machining) maupun penempaan (forging). Kekerasannya yang sangat tinggi membuat proses ini tidak praktis bahkan dengan peralatan pemesinan canggih sekalipun. Oleh karena itu, aplikasi hardfacing harus direncanakan dengan cermat pada komponen yang bentuk akhirnya sudah ditentukan sebelumnya.

Material Dasar yang Kompatibel
Stoody 101AP dapat diaplikasikan pada berbagai jenis baja:

  • Baja Karbon (Carbon Steel): Material dasar yang paling umum digunakan.

  • Baja Paduan Rendah (Low Alloy Steel): Dengan komposisi kromium, molibdenum, atau nikel rendah.

  • Baja Mangan (Manganese Steel): Baja austenitik Hadfield dengan ketangguhan benturan luar biasa, sering digunakan pada komponen penghancur batu.

Kemagnetan
Deposit las Stoody 101AP bersifat magnetik, yang berarti dapat memudahkan proses inspeksi dengan metode partikel magnetik (magnetic particle testing). Sifat ini juga berguna ketika komponen yang dilapisi akan dipasang pada sistem yang sensitif terhadap sifat magnetik.

Kemasan Produk

  • Diameter 1,2 mm (0,045 inci) dalam kemasan basket coil 15 kg dengan nomor item 12055000

  • Diameter 1,6 mm (1/16 inci) dalam kemasan basket coil 15 kg dengan nomor item 12040800

Kedua diameter tersedia dengan stok reguler dan dapat dipesan untuk kebutuhan volume besar.

Parameter Pengelasan untuk Hasil Optimal

Polaritas
Gunakan polaritas DCEP (Direct Current Electrode Positive) atau polaritas terbalik. Polaritas ini memberikan penetrasi yang stabil dan transfer logam yang halus (spray-like arc transfer) meskipun pada proses open arc.

Diameter 1,2 mm (0,045 inci)
Parameter yang direkomendasikan untuk diameter ini adalah arus listrik 175 hingga 225 ampere, tegangan 23 hingga 27 volt, dan jarak stick-out (TTW / Tip-to-Work distance) 13 hingga 19 mm atau setara dengan 1/2 hingga 3/4 inci.

Diameter 1,6 mm (1/16 inci)
Parameter yang direkomendasikan untuk diameter ini adalah arus listrik 225 hingga 275 ampere, tegangan 24 hingga 28 volt, dan jarak stick-out (TTW / Tip-to-Work distance) 13 hingga 25 mm atau setara dengan 1/2 hingga 1 inci.

Teknik Pengelasan

  • Teknik Weave (Ayunan): Untuk cakupan area yang luas, gunakan teknik weave dengan lebar ayunan tidak melebihi 2 hingga 2,5 kali diameter kawat.

  • Lapisan Tunggal: Untuk perbaikan dan restorasi dimensi, satu lapisan las sudah cukup untuk mengembalikan ukuran komponen.

  • Lapisan Ganda: Untuk ketahanan abrasi maksimal, aplikasikan dua lapisan las. Pastikan lapisan pertama telah dibersihkan dari terak sebelum mengelas lapisan kedua.

  • Pola Retak: Pola retak relief akan muncul secara alami setelah pendinginan. Ini adalah indikator bahwa lapisan las berfungsi dengan benar. Jangan coba-coba menghilangkan atau menyempurnakan retakan ini karena fungsinya justru mencegah kerusakan yang lebih parah.

Keselamatan Pengelasan Open Arc
Proses open arc menghasilkan asap las (welding fume) yang mengandung uap logam kromium, mangan, dan nikel. Pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik dan gunakan alat pelindung diri yang sesuai seperti helm las otomatis, sarung tangan tahan panas, apron kulit, sepatu keselamatan, serta respirator (masker dengan filter partikulat minimal P100).

Aplikasi Utama di Berbagai Industri

Stoody 101AP dirancang untuk komponen yang mengalami keausan abrasif parah dengan benturan ringan hingga sedang. Berikut adalah daftar aplikasi tipikal:

Pertambangan dan Pengolahan Mineral

  • Dinding internal pipa untuk pasir minyak (oil sands) dan konsentrat bijih

  • Flensa pipa untuk pasir minyak dan konsentrat

  • Adaptor gigi bucket (bucket tooth adapters) pada ekskavator dan wheel loader

  • Sisi dan bibir bucket (bucket sides and lips) pada alat gali

  • Komponen crusher dan grinder, termasuk mantel dan bowl liner untuk secondary crusher

  • Pelindung impact plate di chute transfer material

  • Screw conveyor dan trough untuk pengangkutan material abrasif

  • Flight auger untuk pengeboran tanah dan batuan

Konstruksi dan Pekerjaan Tanah

  • Pisau buldoser (bulldozer blades)

  • Ripper shank dan tip untuk pembongkaran batuan keras

  • Pisau grader untuk perataan jalan

  • Dragline bucket components pada tambang terbuka

  • Piringan bajak untuk pembukaan lahan pertanian berskala besar

Semen dan Agregat

  • Roller mills untuk penggilingan material keras

  • Table liners pada vertical roller mills (VRM)

  • Roller press surfaces untuk pra-penggilingan semen

  • Chute liners untuk material abrasif seperti klinker, terak, dan batu kapur

  • Air slide dan screw conveyor untuk pengangkutan semen

Pabrik Gula

  • Pelindung roller penggiling tebu (sugar cane roller shielding) untuk mencegah keausan akibat serat ampas tebu yang keras.

Pengecoran Logam (Foundry)

  • Pelapis ladle pengecoran tembaga (copper foundry ladle coatings) untuk mengurangi erosi akibat logam cair bersuhu tinggi.

Industri Pengolahan Makanan (Aplikasi Berat)

  • Pisau, bilah, dan scraper pada mixer untuk adonan atau pasta yang mengandung partikel abrasif.

Kipas Industri (Industrial Fans)

  • Bilah kipas (fan blades) pada sistem yang mengalirkan udara mengandung debu abrasif, seperti di pabrik semen, pabrik pupuk, atau sistem pengumpul debu.

Keunggulan Kompetitif Stoody 101AP

Dibandingkan Stoody 101HC
Stoody 101HC adalah produk dari seri yang sama namun dengan formulasi yang berbeda. 101HC menghasilkan pola cross-checking yang lebih rapat dan direkomendasikan untuk aplikasi dengan benturan lebih ringan. Pilihan antara 101AP dan 101HC sangat tergantung pada keseimbangan antara ketangguhan benturan dan kerapatan retak relief yang dibutuhkan.

Dibandingkan Stoody 102
Stoody 102 memiliki sifat yang mirip dengan baja perkakas H-12, dengan ketahanan aus pada suhu hingga 538 derajat Celsius. 102 lebih cocok untuk aplikasi hot wear seperti pada cetakan tempa dan die casting, sementara 101AP unggul dalam abrasive wear pada suhu menengah.

Dibandingkan Stoody 1105
Stoody 1105 adalah elektroda solid dengan ekstrusi pelapis yang berbeda. 101AP memiliki laju deposit yang jauh lebih tinggi karena prosesnya menggunakan kawat berfluks kontinu (continuous flux-cored wire), sehingga sangat ideal untuk pelapisan area luas yang membutuhkan produktivitas tinggi.

Panduan Memilih Hardfacing Wire yang Tepat

Dalam memilih kawat hardfacing, selalu identifikasi tiga parameter utama:

Jenis Keausan: Apakah keausan dominan karena abrasi (gesekan partikel keras), adesi (metal-to-metal galling), erosi (impact cairan berpartikel), atau korosi? Stoody 101AP paling unggul untuk keausan abrasif oleh partikel kasar.

Tingkat Benturan: Apakah komponen mengalami benturan ringan, sedang, atau berat? 101AP berada di kategori menengah, sehingga ideal untuk bucket dan screw conveyor, tetapi kurang cocok untuk hammer mill penghancur batu utama.

Suhu Layanan: Apakah komponen beroperasi pada suhu ruang, suhu tinggi (di atas 400 derajat Celsius), atau suhu sangat tinggi (di atas 600 derajat Celsius)? 101AP tahan hingga 482 derajat Celsius.

Keunggulan Berbelanja di PT Maxxima Hersam Solusi

Sebagai distributor resmi produk ESAB di Indonesia, PT Maxxima Hersam Solusi memastikan setiap produk Stoody 101AP yang kami jual adalah produk orisinal dengan jaminan kualitas dari pabrik. Kami memahami bahwa dalam proyek hardfacing, kualitas material adalah faktor penentu antara perpanjangan masa pakai komponen hingga dua kali lipat atau kegagalan dini yang merugikan.

Keaslian Produk Terjamin: Setiap produk yang kami distribusikan berasal langsung dari ESAB dengan rantai pasok resmi dan dokumen traceability.

Layanan Konsultasi Teknis: Tim teknis kami yang berpengalaman siap membantu Anda memilih produk hardfacing yang paling tepat, menentukan jumlah lapisan yang diperlukan, serta memberikan rekomendasi parameter pengelasan berdasarkan material dasar dan kondisi operasi.

Pengiriman ke Seluruh Indonesia: Kami melayani pengiriman ke berbagai wilayah di Indonesia dengan kemasan yang aman untuk menjaga integritas kawat las hingga tiba di lokasi proyek Anda.

Penawaran Harga Kompetitif: Untuk kebutuhan proyek berskala besar atau pembelian dalam volume tinggi, tim kami siap memberikan penawaran harga khusus serta dukungan logistik yang andal.

Informasi Pemesanan

Segera lindungi komponen alat berat Anda dari keausan abrasif paling ekstrem dengan ESAB Stoody 101AP. Hubungi tim kami untuk konsultasi gratis, permintaan harga, atau informasi stok terkini dari kedua varian diameter.

WhatsApp: +6282155720072
Email: sales@maxximasolusi.co.id
Website: https://www.maxximasolusi.co.id/

PT Maxxima Hersam Solusi — Mitra Anda dalam Solusi Hardfacing dan Pengelasan Profesional.

Hubungi Sales Kami

Dapatkan Informasi Produk & Penawaran-Penawaran Menarik Sekarang!
Footer Artikel