ESAB Dual Shield II 90-K2 – Kawat Las Berfluks Tinggi untuk Baja Karbon dan Struktur Berat
Solusi Pengelasan Profesional dari Distributor Resmi ESAB – PT Maxxima Hersam Solusi
Dalam dunia fabrikasi baja, konstruksi berat, perkapalan, dan proyek migas, kualitas sambungan las tidak bisa ditawar. Setiap elektroda dan kawat las harus memberikan kekuatan mekanik, ketahanan terhadap retak, serta efisiensi deposisi yang maksimal. ESAB Dual Shield II 90-K2 hadir sebagai solusi unggulan untuk pengelasan baja karbon dan baja kekuatan tarik tinggi dengan flux cored gas-shielded (FCAW-G). PT Maxxima Hersam Solusi, sebagai authorized distributor ESAB di Indonesia, dengan bangga menyediakan produk ini dalam berbagai ukuran dan kemasan siap kirim ke seluruh wilayah Nusantara.
Apa Itu ESAB Dual Shield II 90-K2?

ESAB Dual Shield II 90-K2 adalah kawat las berfluks (flux cored wire) yang dirancang untuk pengelasan otomatis dan semi-otomatis dengan gas pelindung. Produk ini termasuk dalam kelas E90T1-K2C menurut standar AWS A5.20/A5.20M, yang berarti memiliki kekuatan tarik minimal 90 ksi (620 MPa) dan sifat impak tinggi pada suhu rendah hingga -40°C. Berkat kandungan hidrogen difusibel yang sangat rendah (kurang dari 4 ml/100g), kawat ini sangat cocok untuk aplikasi kritis seperti bejana tekan, jembatan, lambung kapal, dan struktur lepas pantai yang rentan terhadap cold cracking.
Keunggulan Utama ESAB Dual Shield II 90-K2
-
Kekuatan Impak Suhu Rendah Luar Biasa
Nilai impak rata-rata mencapai 47 Joule pada suhu -40°C, menjadikannya pilihan utama untuk proyek di daerah dingin atau aplikasi offshore yang memerlukan ketangguhan tinggi. -
Hidrogen Difusibel Sangat Rendah (H4)
Dengan kandungan hidrogen di bawah 4 ml/100g, risiko retak akibat hidrogen (hydrogen-induced cracking) dapat ditekan secara signifikan, terutama pada baja tebal atau berkekuatan tinggi. -
Terak yang Mudah Lepas dan Busur Halus
Sistem fluks kalsium-titanat (rutile-basic) menghasilkan terak yang mudah terkelupas secara otomatis atau dengan sedikit pembersihan. Busur las stabil dengan percikan minimal, menghemat waktu finishing. -
Deoksidasi Sangat Baik
Mampu mengelas material dengan sedikit karat permukaan atau mill scale tanpa memerlukan pembersihan berlebihan. Cocok untuk pekerjaan lapangan dan perbaikan. -
Efisiensi Deposisi Tinggi
Dibandingkan kawat solid MIG, Dual Shield II 90-K2 memiliki efisiensi deposisi hingga 85-90% dengan kecepatan pengelasan lebih cepat, menurunkan biaya per meter las.
Aplikasi Utama
Berikut adalah area aplikasi yang paling sesuai untuk ESAB Dual Shield II 90-K2:
-
Pembuatan kapal (shipbuilding) : untuk lambung, sekat, dan konstruksi dek.
-
Jembatan baja : terutama untuk sambungan dengan ketangguhan tinggi.
-
Bejana tekan dan tangki penyimpanan : sesuai dengan kode ASME Section VIII dan API 650.
-
Konstruksi lepas pantai (offshore) : jacket, platform deck, dan pipa riser.
-
Alat berat dan kendaraan tambang : frame, boom, bucket, dan komponen struktural.
-
Pabrik kelapa sawit dan pabrik kertas : perawatan dan fabrikasi komponen yang menerima beban dinamis.
-
Pembangkit listrik : boiler, pipa uap, dan struktur pendukung.
Spesifikasi Lengkap ESAB Dual Shield II 90-K2 (Tanpa Tabel)
Berikut adalah seluruh parameter teknis yang perlu Anda ketahui sebelum membeli kawat las ini:
Merek dan Tipe : ESAB Dual Shield II 90-K2
Standar Klasifikasi AWS : A5.20 / A5.20M : E90T1-K2C (untuk pengujian dengan gas Ar/CO₂) dan juga memenuhi E80T1-K2C untuk CO₂ murni
Standar Klasifikasi EN : EN ISO 17632-A : T 46 4 1Ni P C1 2
Diameter kawat yang tersedia : 1.2 mm (paling umum untuk otomatis/semi-otomatis), 1.6 mm (deposisi tinggi), dan 2.0 mm (aplikasi berat dengan arus besar)
Jenis fluks : Kalsium-titanat dengan karakteristik rutile-basic, memberikan keseimbangan antara kemudahan pengelasan dan sifat mekanik
Polaritas yang diperlukan : DC+ (elektrode positif) – tidak dapat digunakan pada DC- atau AC
Posisi pengelasan : Flat (1G/1F), horizontal fillet (2F), dan overhead (4F). Tidak direkomendasikan untuk posisi vertikal naik (3G vertical up)
Gas pelindung yang direkomendasikan : Campuran 75% Argon + 25% CO₂ memberikan hasil terbaik untuk sifat mekanik dan stabilitas busur. Dapat juga menggunakan 100% CO₂ dengan penurunan sifat impak namun tetap memenuhi standar E80T1-K2C
Laju alir gas : 18-22 liter per menit (lpm) untuk diameter 1.2 mm, 20-25 lpm untuk 1.6 mm dan 2.0 mm
Kandungan hidrogen difusibel : ≤ 4 ml per 100 gram logam las (diukur dengan metode merkuri atau kromatografi gas) – klasifikasi H4
Kekuatan tarik logam las (as-welded, tanpa perlakuan panas) : 570 – 690 MPa (83 – 100 ksi)
Kekuatan luluh (yield strength) minimum : 470 MPa (68 ksi)
Elongasi (perpanjangan) minimum : 22% pada panjang ukur 4D
Nilai impak Charpy V-Notch rata-rata :
-
Pada suhu -20°C : ≥ 70 J
-
Pada suhu -40°C : ≥ 47 J
-
Pada suhu -46°C : ≥ 40 J (sesuai permintaan khusus untuk proyek Arctic)
Komposisi kimia logam las (nilai tipikal) : -
Karbon (C) : 0.05 – 0.09%
-
Mangan (Mn) : 1.20 – 1.60%
-
Silikon (Si) : 0.30 – 0.60%
-
Nikel (Ni) : 0.80 – 1.20%
-
Fosfor (P) : ≤ 0.020%
-
Belerang (S) : ≤ 0.015%
Kemasan standar : -
Drum plastik kedap udara 15 kg (paling umum untuk bengkel dan proyek menengah)
-
Coil kertas 250 kg (untuk otomatisasi dan robot las)
-
Pallet kayu berisi 1000 kg (untuk proyek besar dengan permintaan kontinyu)
Suhu penyimpanan : di dalam ruangan bersuhu 10-35°C, kelembaban relatif di bawah 60%, hindari kontak langsung dengan lantai semen
Umur simpan : 2 tahun dari tanggal produksi jika kemasan tidak rusak dan disimpan sesuai rekomendasi
Parameter Pengelasan Rekomendasi
Untuk diameter 1.2 mm dengan gas 75% Ar/25% CO₂, gunakan pengaturan berikut:
Arus las (Ampere) : rentang 180 hingga 340 Ampere, terbagi menjadi tiga rentang kerja. Pada arus 180-220 A, tegangan yang sesuai adalah 24-28 Volt dengan kecepatan kawat 3.5-4.5 meter per menit. Pada arus 220-280 A, tegangan naik menjadi 28-32 Volt dengan kecepatan kawat 4.5-6.5 meter per menit. Untuk arus tinggi 280-340 A, tegangan yang diperlukan adalah 32-36 Volt dengan kecepatan kawat 6.5-8.5 meter per menit. Jarak stick-out (panjang kawat keluar dari kontak tip) dijaga 18-25 mm.
Untuk diameter 1.6 mm dengan gas yang sama, arus berkisar antara 250 hingga 400 Ampere, tegangan 28-36 Volt, dan kecepatan kawat 3.0-5.5 meter per menit. Diameter 2.0 mm memerlukan arus 320-480 A, tegangan 30-38 Volt, cocok untuk pengelasan otomatis pada plat tebal di atas 25 mm.
Cara Memesan ESAB Dual Shield II 90-K2 di PT Maxxima Hersam Solusi
PT Maxxima Hersam Solusi adalah distributor resmi ESAB yang telah berpengalaman lebih dari 25 tahun dalam menyediakan solusi pengelasan, perkakas industri, dan alat keselamatan. Kami melayani pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk area terpencil di Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Untuk memesan ESAB Dual Shield II 90-K2, Anda dapat mengunjungi website resmi kami di https://www.maxximasolusi.co.id/, menghubungi tim sales melalui WhatsApp yang tersedia di pojok kanan bawah halaman, atau datang langsung ke kantor kami. Setiap pembelian disertai dengan sertifikat uji material (Mill Test Certificate) dan garansi keaslian produk.
Mengapa Harus Membeli dari PT Maxxima Hersam Solusi?
Kami tidak hanya menjual produk, tetapi memberikan solusi pengelasan lengkap. Tim teknis kami siap membantu konsultasi prosedur las (WPS/WPQR), rekomendasi parameter, serta troubleshooting di lapangan. Kami juga menyediakan berbagai merek terkemuka lainnya seperti CIGWELD, Tweeco, Metal Alloy, EWAC, Arcair, Stoody, GCE, Elliotts, Koike, Bosch, Makita, Toyo, Powertec, dan CRC. Dengan visi menjadi “One Source for Fabrication and Hardware Tools”, kami memastikan stok selalu tersedia dan pengiriman tepat waktu.
WhatsApp: 082155720072
Website: https://www.maxximasolusi.co.id/
Email: sales@maxximasolusi.co.id
Hubungi Sales Kami
